Senin, 24 September 2012 - 10:34:57 WIB
Vettel Mewarisi Kemenangan Hamilton Karena Kegagalan Girbox
- Dibaca: 710 kali

Lewis Hamilton mengakui bahwa dia telah melaju jauh di depan saat Grand Prix Singapura sebelum menderita kerusakan gearbox, yang ia digambarkan sebagai momen yang sangat 'menyedihkan'.

Setelah ia berhasil lolos dari garis start tanpa drama apapun dan melewati tikungan 1 dalam memimpin balapan, Lewis Hamilton sepertinya akan mudah berada depan Sebastian Vettel di Singapore Grand Prix F1 2012.

"Kami jelas memiliki kecepatan untuk memenangkan GP akhir pekan ini," kata Hamilton. "Bahkan, sebelum aku mundur, aku sedang melaju di depan, hanya menjaga jarak dengan Seb [Sebastian Vettel]."

"Lewis mengemudi dengan sempurna dan langkahnya secara konsisten mengagumkan," kata pimpinan tim McLaren Martin Whitmarsh.

"Aku mulai mengalami kesulitan dengan perpindahan gigi, lalu aku kehilangan gigi ke tiga, dan kemudian girbox-nya selalu jatuh ke gigi netral," jelas Hamilton.

Setelah gearbox gagal total ketika sedang memasuki tikungan pertama di lap 23, mobil berhenti di gigi netral dan tidak ada bisa dia lakukan kecuali mematikan mesin dan memanjat keluar.

"Ini sangat menyedihkan tidak bisa menyelesaikan balapan hari ini," akunya. "Jelas, aku kecewa, tapi hal baik yang bisa kita ambil dari akhir pekan ini adalah bahwa kita memiliki kecepatan yang sangat baik."

Yang memberikan Hamilton banyak harapan bahwa Singapura tidak menandai akhir dari harapannya untuk merebut gelar juara F1 tahun 2012, setelah ia merosot ke urutan empat klasemen dalam kejuaraan di belakang Fernando Alonso, Vettel dan Kimi Raikkonen.

"Ada enam balapan lagi, dan aku harus memenangkan semuanya," katanya, "Aku akan berjuang sampai akhir.

"Kurasa kita bisa benar-benar menyerang dalam beberapa balapan berikutnya. Ini akan sulit untuk memperpendek selisih poin terhadap orang-orang seperti Fernando dan Sebastian. Terutama ketika mereka terus menyelesaikan balapan demi balapan, tapi aku tak akan pernah menyerah."

"Jelas, baginya tidak mampu mencetak 25 poin yang sudah ada digenggamannya adalah kekecewaan besar bagi kita semua di Vodafone McLaren Mercedes," kata Whitmarsh. "Tapi, pemirsa TV di seluruh dunia akan melihat wawancara pasca balapan, Lewis adalah seorang petarung dan dia tidak akan menyerah.

"Begitu juga kita," tegas Whitmarsh "Ada enam grand prix tersisa musim ini - yang berarti 150 poin potensial untuk pembalap siapapun. Dan anda seharusnya tidak meragukan lagi bahwa Lewis akan bertekad untuk mengambil 150 sebagai target."
 
 
Ikuti twitter dan facebook kami di @ArenaBalap
 
(fys)



Artikel Terkait