Thursday 19th October 2017

Raih Juara Tiga di Taiwan, Demas Agil Harumkan Indonesia di Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Istimewa

Istimewa

Demas Agil salah satu pembalap slalom Tanah Air berhasil mengharumkan nama Indonesia, ia berhasil ada di peringkat ketiga, dalam kejuaraan Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016, Sabtu (24/9/2016) dan Minggu (25/9/2016).

Sementara juara satu diraih Carlos Anton pembalap asal Filipina dan kedua Tetsua Yamano dari Jepang.

Persaingan yang kompetitif dalam balapan yang dilalui Demas sangatlah tidak mudah, dirinya harus benar-benar tampil baik dan menggunakan kemampuan terbaiknya, untuk bisa berada di peringkat tiga besar. Usahanya itu akhirnya membuahkan hasil, meski harus puas berada pada posisi ketiga.

Lawan berat Demas di antaranya ada Juan Carlos Anton asal Filipina, Tetsua Yamano dari Jepang, dan Milo berdarah Filipina. Di sini skill benar-benar menjadi kunci, pasalnya mobil yang digunakan dalam lomba sejenis.

Seluruh pembalap peslalom sama-sama menggunakan mobil Skoda hatchback 1.6, yang disediakan oleh Chinese Taipei Motor Sports Association selaku pihak penyelenggara. Ini juga yang menjadikan perlombaan semakin kompetitif.

“Semoga hasil yang didapat, bisa menjadi bahan evaluasi mereka untuk menjadi lebih baik lagi, khususnya di kancah slalom dan Gymkhana. Karena peraturan-peraturan ajang slalom di berbagai negara cukup berbeda, maka dibutuhkan berbagai penyesuaian,” ucap Kabid Olahraga Mobil Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI), Poedio Oetojo, dalam siaran resminya, seperti kami kutip dari kompasonline, Jumat (30/9/2016).

Sementara itu, dalam rapat Asia Auto Gymkhana Working Group (AGWG), pengamat perlombaan sekaligus promotor olahraga otomotif Tanah Air, Tjahyadi Gunawan, membeberkan rencananya untuk menyelenggarakan satu putaran Asia Auto Gymkhana Series 2017 di Indonesia.

Sementara peslalom Tanah Air lainnya yang juga tampil di ajang Taiwan Auto Gymkhana Prix 2016, James Sanger, harus tersingkir di babak kualifikasi kedua, setelah dianggap melakukan kesalahan. Sehingga membuatnya tidak bisa melanjutkan ke babak selanjutnya.

Subscribe

Terima Kasih telah menjadi pembaca kami, untuk informasi lebih update silahkan masukkan alamat email anda pada form dibawah

No Responses

Leave a Reply