by

Mario Aji amankan bangku Honda Team Asia untuk Moto3 2023

Musim depan, saya akan memiliki kesempatan buat terus membela tim ini, dan saya sangat senang dengan itu

Jakarta () – Pembalap Indonesia Mario Suryo Aji mempertahankan bangkunya buat membalap dengan Honda Team Asia pada kejuaraan dunia Moto3 tahun depan menyusul kesepakatan pada Rabu.

Mario akan tetap berpasangan dengan pembalap Jepang Taiyo Furusato buat menjalani tahun keduanya bersama pada kategori teringan itu.

“Musim depan, saya akan memiliki kesempatan buat terus membela tim ini, dan saya sangat senang dengan itu,” ucap Mario dilansir laman resmi tim.

 

“Itu berarti mereka mempercayai kemampuan saya membalap di level top.”

Manajer kedua pembalap di Honda Team Asia Hiroshi Aoyama memuji dedikasi Mario dan Furusato dalam tahun pertamanya sebagai rookie di Moto3.

Baca juga:  Hasil Torino vs Juventus: Gol Dusan Vlahovic, La Vecchia Signora Berjaya di Derby della Mole

“Mereka ialah para pembalap rookie dan telah mendedikasikan tahun pertama mereka buat bekerja, belajar, dan memperbaiki diri,” ucap Aoyama.

“Kami ingin melanjutkan progres ini buat melihat bagaimana mereka dapat lebih bagus dan tampil musim depan.

“Kami tak sabar lagi memulai satu musim lagi dengan mereka dan saya harap kami melakukan perjalanan yang bagus bersama.”

Pada tahun pertamanya membalap secara penuh di Moto3, Mario sementara ini berada di peringkat 26 klasemen dengan koleksi lima nilai. Sedangkan Furusato baru sekali mencetak nilai yakni saat dia finish P14 di Motegi, kampung halamannya akhir pekan lalu.

 

Nilai pertama Mario musim ini diraih ketika dia finish P14 di Mandalika, di mana dia juga buat pertama kalinya mengamankan posisi start baris terdepan berkat penampilan mengesankan saat kualifikasi di lintasan Lombok itu.

Baca juga:  Wejangan Mick Doohan inspirasi Marquez bangkit dari cedera

Mario kembali mengamankan “front row” di Portugal di mana dia satu posisi lebih bagus di P2 meski nyaris mengamankan nilai di Algarve.

Pembalap kelahiran 16 Maret 2004 itu kembali finish di zona nilai ketika dia tampil di Mugello, Italia.

“Tahun ini, saya disulitkan dengan sejumlah kasus fisik,” ucap Mario. “Bagaimanapun saya belajar banyak, mencetak sejumlah nilai penting, dan mendapat pengalaman seperti posisi baris terdepan saya di Mandalika.

“Saya senang bisa bertahan di sini. Saya akan melanjutkan kerja keras saya selama musim dingin agar lebih kuat lagi buat musim depan.”