by

Aiman Cahyadi turunkan berat badan demi Tour de Langkawi 2022

Jakarta (ArenaBalap) – Pebalap sepeda Mula Cycling, Aiman Cahyadi, menurunkan berat badan dalam persiapan menuju Le Tour de Langkawi 2022 yang bergulir di Malaysia, 11-18 Oktober.Aiman menuturkan penurunan bobot perlu dilakukan mengingat tur di Negeri Jiran banyak melewati tanjakan, kondisi ini berbeda dengan balapan sebelumnya seperti di SEA Games 2021 Vietnam, pada 12-23 Mei lalu yang mayoritas melewati rute flat.

“Ketika SEA Games Vietnam saya menaikkan berat badan 65-66kg. Untuk menghadapi tur nanti saya harus turun dari 67-68kg ke 60-61kg,” kata Aiman kepada ArenaBalap di Jakarta sebelum bertolak ke Malaysia, Sabtu (8/10).

Selain menurunkan berat badan, lanjut Aiman, persiapan yang dilakukan adalah dengan mengikuti sejumlah kejuaraan-kejuaraan lokal.

“Setelah kembali ke bobot 60kg, saya dan teman-teman saling support, saling kompetitif pada saat berlatih, tapi kami tetap sama-sama berjuang ketika berlomba,” ujarnya.

“Dari perlombaan lokal kami melakukan evaluasi dan banyak belajar. Untuk spesifiknya, persiapan lomba di Malaysia adalah mengatur strategi,” kata Aiman menambahkan.

Aiman menjadi satu dari enam pebalap sepeda Mula Cycling yang turun di Le Tour de Langkawi 2022.

Baca juga:  Solidaritas Antarsuporter Desak PSSI Benahi Sepak Bola Nasional

Team Principal Mula Cycling Satria Agung Purwanto mengatakan selain Aiman ada Muhammad Abdurahman, Ahmad Yoga Ilham Firdaus, Muhammad Andy Royan, Sandy Nur Hasan, dan Muhammad Nur Fatoni.

 

“Kemudian pelatih yang berangkat ada Arin Iswana yang baru saja lulus pelatihan level 2 di Swiss. Dua mekanik Yudhi Rachmad dan Jatmiko, dan juga masseur Sulbani,” kata Agung.

Mula Cycling menargetkan bisa tembus 10 besar dalam gelaran Le Tour de Langkawi 2022. Agung mengungkapkan ini merupakan ajang balap sepeda paling prestisius di Asia.

“Kalau di dunia itu ada Tour de France, di Asia paling besar dan paling ditunggu-tunggu itu adalah Le Tour de Langkawi,” ujar Agung.

Dari segi rating, ajang balap sepeda di Negeri Jiran ini paling tinggi di kawasan Asia karena diikuti enam tim UCI WorldTeams atau Divisi 1 seperti UAE Team Emirates (UEA), Cofidis (Prancis), Lotto Soudal (Belgia), EF Education-EasyPost (AS), Movistar Team (Spanyol), dan Astana Qazaqstan Team (Kazakhstan).

Selain itu ada juga UCI ProTeams atau biasa disebut dengan divisi 2 yakni Drone Hopper (Italia), Alpecin-Deceuninck (Belgia), Uno-X Pro Cycling Team (Norwegia), dan Burgos-BH (Spanyol).

Baca juga:  Ballon d'Or 2022: Man City Klub Terbaik, Bangga Usung Sepak Bola Indah

 

Tim-tim continental (divisi 3) yang bersaing juga merupakan paling jago seperti China Glory Continental Cycing Team (China), Terengganu Polygon Cycling Team (Malaysia), Team Sapura Cycling (Malaysia), dan ARA Pro Racing Sunshine Coast (Australia).

Belum lagi, Team Ukyo (Jepang), ProTouch (Afrika Selatan), 7 Eleven–Cliqq–air21 by Roadbike Philippines (Filipina), Kuwait Pro Cycling (Kuwait), dan Thailand Continental Team (Thailand).

Selain Mula, ada juga satu tim dengan registrasi Indonesia yakni, Roojai Cycling Team. Lalu tim nasional Malaysia juga bakal turut serta di Le Tour de Langkawi.

“Total ada 22 tim yang bersaing. Untuk tembus 10 besar itu sudah sangat luar biasa. Makanya kami akan mengejar itu. Caranya macam-macam ada poin dan yang lainnya,” ujar Agung.

“Kami memberikan target yang umum yakni bisa di klasifikasi umum perseorangan dan klasifikasi umum tim. Selebihnya tim pelatih di lapangan akan menentukan nanti,” pungkasnya.