by

Khabib Nurmagomedov Yakin Islam Makhachev Bakal Gulingkan Charles Oliveira

loading…

Khabib Nurmagomedov meyakini Islam Makhachev bakal memenangkan pertarungan melawan Charles Oliviera pada UFC 280 di Uni Emirat Arab pada 22 Oktober 2022 mendatang / Foto: MMAFighting

DAGESTANKhabib Nurmagomedov meyakini Islam Makhachev bakal memenangkan pertarungan melawan Charles Oliviera pada UFC 280 di Uni Emirat Arab pada 22 Oktober 2022 mendatang. Menurutnya, rekan senegaranya itu punya skill yang lebih mumpuni dibanding lawannya.

“Saya pikir Islam lebih terampil daripada Oliveira, Kedua, pengalamannya sebagai petarung amatir juga hebat,” kata Khabib dilansir dari Give Me Sport, Sabtu (15/10/2022).

Alasan paling kuat mengapa Khabib menjagokan Makhachev adalah karena petarung berusia 30 tahun itu sedang berada dalam usia emasnya. Alhasil, dia semakin yakin Makhachev bisa menaklukkan lawannya yang lebih tua setahun darinya itu.

Baca juga:  Rebut Podium ke-100, Marc Marquez Buktikan Diri Masih Kompetitif Balapan

BACA JUGA: Deretan Koleksi Mobil Mewah Deontay Wilder Rp19,3 Miliar

“Selain itu, dia berada di usia emasnya. Islam bukan 23, 26 atau 27. Dia 30 dan dia sedang dalam performa puncaknya. Seminggu setelah pertarungan, dia akan berusia 31 tahun. Ini adalah waktu terbaik untuk atlet mana pun. Ini adalah saat ketika kondisi mental dan fisik Anda harus bersinergi,” tutur Khabib.

“Saya pikir Islam secara keseluruhan lebih baik dari Oliveira. Tentu saja, ada beberapa potensi bahaya yang sedang kami bicarakan di mana Islam perlu berhati-hati. Tapi di luar itu, Islam bakal menggulingkannya,” tuturnya.

Baca juga:  Torehkan rekor baru, Jorge Martin rebut pole position balapan MotoGP Australia

Sebagai informasi, Makhachev belum pernah turun lagi ke Oktagon sejak mencatatkan kemenangan submission atas Bobby Green di UFC Fight Night 202. Dalam pertarungan itu, dia memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 10 laga berturut-turut.

BACA JUGA: Manny Pacquiao Pertaruhkan Rekor saat Duel Ulang Lawan Mayweather

Sedangkan Oliveira, terakhir kali mentas di Oktagon dalam UFC 274 ketika melumat Justin Gaethje. Dalam kemenangan itu, dia membukukan rekor kemenangan submission terbanyak dalam sejarah UFC yakni 16.

()