by

Alonso: Usia bukan penghalang untuk jadi juara

Jakarta (ArenaBalap) – Pebalap Fernando Alonso mengatakan bahwa usia bukanlah penghalang baginya untuk kembali menjadi juara di ajang Formula 1.

Alonso, yang sekarang berusia 41 tahun dan merupakan pebalap paling senior di musim ini, bergabung dengan tim balap Aston Martin bersama rekan satu timnya, Lance Stroll.

“Saya percaya bahwa ada kemungkinan (untuk menjadi juara),” kata Alonso, dikutip dari laman resmi F1, Rabu.

Lebih lanjut, pebalap yang telah memenangi 32 Grand Prix itu mengatakan dirinya dan tim bersiap untuk menyambut musim 2023 dengan matang, terutama melalui AMR23 yang baru-baru ini diluncurkan dan akan menjadi tunggangannya mengarungi musim.

: Alonso dan Stroll siap hadapi F1 2023 dengan Aston Martin AMR23

“Saya sangat termotivasi, saya sangat senang dengan hal-hal yang saya lihat sejauh ini. Seperti yang saya katakan, tim ini tidak senang dengan posisi keempat, ketiga, kedua. Dan inilah yang saya rasakan dari semua orang di sini,” ujar Alonso.

Baca juga:  Max Verstappen juara balapan F1 Amerika Serikat sekaligus antar Red Bull Racing jawara konstruktor 2022

Juara dunia dua kali itu menambahkan bahwa dia lebih siap untuk musim yang akan datang daripada tahun-tahun sebelumnya. Alonso sebelumnya sempat absen karena kecelakaan yang membuatnya mengalami patah rahang.

“Tentang aspek fisik, ya, saya lebih bugar dari sebelumnya. Saya pikir itu cara saya mengenal diri sendiri dan cara saya berlatih. Dua tahun terakhir, musim dingin terasa sulit,” kata Alonso.

“Pada tahun 2021 saya mengalami kecelakaan sepeda dan tidak bisa bergerak selama tiga minggu. Ini adalah musim dingin pertama dimana saya benar-benar bisa melakukan persiapan normal, jadi saya senang,” imbuhnya.

Baca juga:  Franco Uncini pensiun sebagai Safety Officer FIM pada akhir 2022

: Alonso sadar awal musim berat tapi yakin Aston Martin alami progres

: Suatu kehormatan membalap untuk Aston Martin, kata Alonso

Adapun pada tahun lalu, Alonso finis peringkat sembilan klasemen akhir. Ia mencetak podium untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir setelah finis P3 di Grand Prix Bahrain 2021, yang menandakan sang pebalap belum kehilangan kecepatannya di usianya yang tak lagi muda.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa tujuan utamanya berkaitan dengan pengembangan AMR23.

“Saya pikir ini adalah mobil pertama yang senada dengan regulasi baru, dan harapannya Aston Martin bisa berkembang di masa depan. Bagi saya itu adalah hal terbesar tahun ini, yang dapat kami kembangkan sepanjang musim,” ujarnya.

Arnidhya Nur Zhafira
Teguh Handoko
COPYRIGHT © ArenaBalap 2023